Jalan Bebas Menghambat
“Sial ini jalan tol, macetnya nggak tanggung-tanggung.”
Begitulah cara temanku menggerutu sepanjang jalan tol dari tempat A (ada deh) ke tempat B (ya situ lah). “Katanya jalan tol itu jalan bebas hambatan, tapi udah mahal-mahal bayar kok ya mampet begini.”
Mungkin ini ada kesalahan persepsi, ada kesalahan penerjemahan atau kesalahan pengertian. Mungkin kalau jalan tol bisa ngomong, dia akan membela diri dengan menyatakan bahwa tol itu tidak sama dengan bebas hambatan. Entah ini kesalahan siapa yang memadankan bahasa londo “Toll Road” dengan “Jalan Bebas Hambatan” dalam bahasa Indonesia.
Padahal “Toll Road” itu lebih bagus diterjemahkan menjadi “Jalan Berbayar”, karena memang seperti itu adanya.
“Toll”, dalam bahasa Inggris artinya:
- Biaya yang dikenakan (atau dibayarkan kepada) pemerintah atau negara, sebagai ganti hak atau keistimewaan, misalnya hak untuk menggunakan seruas jalan atau jembatan.
- Jumlah kerusakan, kerugian, atau kesusahan (penderitaan) akibat suatu bencana.
- Pajak, bea, atau biaya yang dikenakan atas suatu jasa atau penggunaan fasilitas.
- Biaya yang dikenakan untuk melakukan panggilan (telepon) jarak jauh.
Dan masih banyak lagi.
Jadi, pernyataan di bawah ini sebenarnya menyesatkan, bila tidak sepenuhnya salah:
…pemerintah agar mengizinkan penggunaan jalur bebas hambatan (tol) bagi pengendara… (dari sini)