Sun 11th Mar, 2007, Foodstuff, Health

Teh Hijau sebagai Obat Luar: Jangan Ditelan

Temenku demen banget sama yang namanya teh hijau, mulai dari teh hijau sebagai minuman, hingga teh hijau sebagai pelicin kulit. Kalau pernah ke rumah dia, pasti baru masuk pun sudah akan disambut dengan wangi teh hijau yang digunakan sebagai pengharum ruangan. Lalu, bukalah kulkasnya, pasti ada minuman teh hijau dan es krim teh hijau (katanya sih bikin sendiri). Di kamar mandi pun, teh hijau ada di mana-mana. Dari sabun cuci muka, sabun dan scrub, hingga obat penangkal jerawat yang dioleskan. Teh hijau kabeh.

Gara-gara dia pula aku jadi mulai doyan yang namanya teh hijau. Entah itu yang dimakan (aku doyan banget yang namanya es krim teh hijau bikinan Haagen Daz), atau buat muka (aku dapet spot wand, obat oles untuk jerawat yang bahan dasarnya adalah teh hijau, walau rada aneh baunya. Tapi ampuh… jerawat cepet “mateng”).

Tapi ini ada dua resep penggunaan teh hijau yang aku baru tau.

Teh hijau pengusir jamur kaki
35gram matcha (bubuk teh hijau); 15gram baking soda (soda kue); 15gram tepung maizena, dan 8 tetes lavender essential oil (buat wanginya).

Semua bahan di atas dicampur rata (dan jangan dimakan, soalnya essential oil kadang-kadang nggak cocok untuk dimakan dan kadang-kadang bisa bikin alergi. Taburkan sedikit di atas jari-jari kaki, sebelum memakai sepatu, kalau mau berpergian. Jangan dipake semua tentunya. Sisanya, disimpen di dalem peles untuk dipake kapan-kapan. Katanya sih ampuh.

Matcha Mayonnaise bikin muka berbinar-binar
240ml mayones, dan 1/8 sendok teh matcha

Semua bahan di atas dicampur rata (kalo dimakan rasanya aneh kali ya? Ga berani nyoba ah). Terus dipakein ke muka (awas jangan sampe kena mata, hmm hmm). Tinggalin di muka selama 20 menit (jangan iseng, jangan dipegang-pegang, dan jangan seliweran di luar rumah, nanti dikira hantu). Setelah 20 menit, basuh pake air (jangan panas, jangan aer es juga). Basuh sampe bersih dan tidak tersisa.

Kalau dipake siang hari, habis muka dibasuh dan diseka dengan handuk, pakai pelembab, biar mukanya nggak kering. Kalau dipake malem hari menjelang bobo, ga usah pake pelembab juga nggak apa-apa, soalnya muka kita suka rajin bikin pelembab kalo malem.

Dari: Femina edisi 07/XXXV.
Komentar-komentar miring: dari temanku, sang maniak teh hijau.

5 Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

  1. Comment by Mira, March 12, 2007 @ 2:29 am

    Aku suka teh hijau!

    Aku juga :D Enak ya mi…. kapan-kapan bikin es serut teh hijau yuk… kayaknya enak… aku sih lagi minta nyokap bikinin agar-agar rasa teh hijau… (hehehe)

  2. Comment by andriansah, March 12, 2007 @ 6:42 am

    gw juga suka teh

    minta! eh… ndri… tengyu buat kartunya :D dah nyampe loch :D

  3. Comment by Hedi, March 13, 2007 @ 6:05 pm

    hehe itu ramuan apa adonan kue bule ya :D

  4. Comment by elmogran, March 30, 2007 @ 7:54 pm

    coba minum teh hijau dikasih mint.. ;) )

    BAGIIIII!!!!!

  5. Comment by Gabrielle, April 2, 2007 @ 4:45 pm

    awww… lg jatuh cinta, hen? biasanya kau tiada terlalu perduli dgn mslh perkulitan. haha… niwei, thanks for sharing :)

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>