Tue 20th Feb, 2007, Non-sequitur

Imlek: Anak Melek Uang

Temanku punya anak yang berumur (hampir) empat tahun. Kalau soal perduitan… dia jagoan sekali.

“Tante,”kata anak itu pada tantenya. “Tante belom ngasih aku angpao loh…”

“Tante kan belum menikah,” kata tantenya. Lagipula, sang tante sudah membelikan baju dan sepatu baru untuk keponakannya ini.

“Yah… tante…”

“Ya udah deh… ini, tante kasih.” Sang tante memasukkan uang seadanya ke dalam amplop merah.

Anak itu langsung menghampiri ibunya sambil membuka angpao. Angpao yang sudah sobek-sobek dan uang disodorkan pada ibunya. “Mama! Mama! Ini berapa?”

“Ini dua lembar uang seribuan… Jadi ada dua ribu.”

Sang anak merengut dan pergi mencari tantenya. “Tante! Tante! Masa’ tante cuma ngasih dua ribu sih? Tukang parkir aja kadang-kadang nggak mau! Tante mah payah!”

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>