Imlek: Mengapa Pertikaian Ortu…
… tidak boleh dilakukan di depan anak-anak? Atau paling tidak, tidak boleh menjelek-jelekkan pasangan di depan anak? Ini cerita temanku (Teman yang sama dengan yang diceritakan di posting sebelum ini).
Jadi, setelah berlelah-lelah keliling dari satu rumah keluarga ke rumah keluarga lain, sang ibu bersama suami dan anaknya pulang ke rumah. Setibanya di rumah, anaknya langsung menuntut ibunya mengeluarkan semua angpao yang dititipkan: “Mama… Angpao kakak manaaa? Keluarin semuanya! Hitung!”
Walaupun lelah dan letih, sang ibu mengajak anaknya duduk di ruang tamu dan mengeluarkan semua angpao milik anaknya dari dalam tasnya.
“Ini semuanya, Ma?”
“Iya, semuanya. Ayo di’itung bareng-bareng.”
“Beneran nih, Ma? Udah semuanya?” Tanya anaknya dengan tak yakin.
“Bener lah… masa’ Mama bohong sih?” Sang ibu pun merasa harus membela diri.
“Bener ya, Ma, yaaaa.. Mama nggak nilep kan?”
“Loh! Kamu ngga boleh ngomong begitu! Mama nggak pernah nilep!”
“Bohong! Kata Papa, Mama sering nilep duit dari dompet Papa!”