Fri 2nd Jun, 2006, Daily Rants, Tuned, Words

Kalau hari terasa berat…

Beberapa tahun terakhir ini, bulan Mei hingga bulan Juli (atau Agustus) nggak berenti-berentinya jadi sumber be-te alias sumber kepanikan dan sumber stress. Aku kadang pengen nyerah banget karena dikejar-kejar deadline, entah itu laporan tengah tahun, tesis, Rapat Luar Biasa, rekap proyek, atau apa pun juga. Segala hal yang bisa bikin orang jadi gila kayaknya tumpah ruah jadi satu di bulan-bulan itu. Tapi ya seneng juga sih — cuma empat dari dua belas bulan. Nggak kebayang kalo sepanjang tahun stress, sepanjang tahun dikejar-kejar momok setan yang nggak diundang. Amit-amit. Mending aku ke laut ajah.

Semalem, sambil bergadang nulis makalah setengah-baru untuk keperluan perbaikan masa depan, aku nggak sengaja nyasar dan akhirnya mbaca “Thy Servant a Dog” yang ditulis oleh Rudyard Kipling. Cerita pendek ini menelusuri sekelumit kehidupan seekor anjing — si Boots — dari sudut pandangnya sendiri. Si Boots, dengan nada suara yang bikin gemes itu bercerita tentang hewan-hewan lain di sekitarnya, tentang majikannya, tentang masa lalunya, tentang hari-hari yang bikin be-te.

Tapi kutipan inilah yang paling berkesan buat aku. Mungkin aku salah menerjemahkan apa yang diomongin sama Bapak Kipling, mungkin aku nggak akan pernah ngerti apa yang dimaksud oleh Bapak Kipling. Tapi, ketika membaca kutipan ini — sebaris kalimat yang sederhana — aku jadi pengen senyum-senyum sendiri.

“But now I am comfy in all my hairs. I have ate grass and sicked up. I am happy dog.” - Rudyard Kipling.

Terlepas dari apa yang seharusnya menjadi arti tiga kalimat itu, aku jadi seneng sendiri aja. Kesannya, semua stres yang bikin aku pengen marah, semua jam-jam yang seharusnya dibuat tidur, semua omelan dan cercaan yang dilontarkan ke arahku… semuanya ilang, semuanya jadi kehilangan arti.

Mungkin aku adalah salah satu orang yang telat nyadar betapa beruntungnya aku. Karena stres di kantor berarti aku masih punya kerjaan, karena aku masih bisa berfungsi setengah normal walaupun hampir nggak tidur berhari-hari, dan karena semua hal sulit dan kesalahan yang aku lakuin… semuanya membentuk siapa aku. Bego banget ya, karena butuh 23 tahun untuk nyadar semua ini dan butuh cerita tentang anjing untuk bikin aku sadar.

“Lu emang anjing sih kali ya? Butuh disadarin pake bahasa anjing,” temenku bilang begitu, sambil ketawa-ketawa ringan ketika aku cerita ini ke dia tadi pagi. Iya juga kali, ya?

Mungkin sekarang, aku bisa nyanyi lagu “Look at the Bright Side of Life” (Monty Python’s Life of Brian) dengan lebih niat lagi. Dulu, lagu ini emang salah satu lagu jitu untuk bikin sedih jadi seneng lagi, tapi selalu dinyanyikan nggak dengan sepenuh hati gitu deh. Tapi sekarang, udah lebih penuh lah. Kira-kira begitu perbandingannya.

Life’s a piece of shit, when you look at it
Life’s a laugh and death’s a joke, it’s true.
You’ll see it’s all a show
Keep ‘em laughing as you go
Just remember that the last laugh is on you.

And always look on the bright side of life…
Always look on the right side of life…

You know, you come from nothing - you’re going back to nothing.
What have you lost? Nothing!

Dan iya, setelah baca cerita “Thy Servant a Dog”, aku langsung nonton “Life of Brian”. Dan sampe sekarang, scene yang paling aku suka masih tetep Scene 8: Romanes Eunt Domus. John Cleese emang cocok banget jadi Centurion yang bener-bener mirip kayak guru bahasa yang galak dan perfeksionis.

Ah. Ngantuk. Kerja lagi!! Kerja lagi!!!

10 Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

  1. Comment by Myda, June 2, 2006 @ 8:00 am

    *peluk Henny*
    Jalani ajah .. pasti semua akan terlewati dengan baik. Good luck !!

  2. Comment by leyaa, June 3, 2006 @ 3:32 am

    im right beside you dear…
    sabar ajah yah!
    kapan neeh kita ktm lagi?

  3. Comment by dedenf, June 3, 2006 @ 12:46 pm

    hihihihi sabar hen…, u’re not alone.

    *ctar..ctar… coding lagi*

  4. Comment by dian ina, June 4, 2006 @ 9:47 am

    ctar! ctar!
    *memecut diri sendiri*

    ayo ina! kerja! jangan blogwalking melulu!

  5. Comment by lu.jipeng, June 4, 2006 @ 4:39 pm

    jadi ini toh sumber no-mood.

  6. Comment by Mira, June 5, 2006 @ 2:01 am

    jadi ini toh kenapa tiap malam Neng Henny arisan malam? hihihi..inpait dong!

  7. Comment by Junkerz side B, June 7, 2006 @ 1:42 pm

    ENAM ORANG DI ATAS INI KOK BUKANNYA KERJA SIH??
    *pecutin enam orang yg malas kerja…*

  8. Comment by isdah, June 8, 2006 @ 12:52 pm

    mangkanya bikin kompeni sendiri… jangan mau jadi buruh… huh…

    wah bosku dateng *kabur*, ssst… aku juga buruh hihihihihihi…

    moral op de stori: bos lo juga manusia, jadi kamu juga bisa bikin kompeni. :P

  9. Comment by ristretto, June 9, 2006 @ 12:33 pm

    mending balik ke london sajah? daripada meres keringat di jkt. lol

  10. Comment by jesie, June 12, 2006 @ 5:58 am

    That’s what happen if your married to your jobs :-)

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>