Mon 8th May, 2006, Daily Rants

Menelantarkan? Yang bener?

Apa bener, aku udah menelantarkan kalian? Mungkin juga ya? Sudah beberapa hari ini alpa menanyakan keadaan kalian-kalian semua ini. Tapi tetap diingat dalam doa kok. Nomor teleponku masih aktif, dan baterainya masih manteng tuh, jadi… telepon ajah. Mau pagi atau siang atau sore. Paling-paling ga diangkat.

Kemarin aku bicara sama teman yang sudah lama tidak bertemu. Lagi stres katanya. Di umurnya yang sudah seperempat abad, masih saja dianggap kecil oleh keluarganya. Pergi malam katanya kemalaman, pergi siang katanya kejauhan. Tidak boleh naik taksi, karena siapa tahu taksinya bukan taksi yang baik.

Bagaimana ya? Kadang-kadang iri juga punya orang tua yang protektif, tapi kalau sudah sangat protektif sekali… apa mau dikata?

Siapa tau. Takutnya. Kalau-kalau.

Banyak orang takut pada hal yang belum terjadi. Apakah karena belum terjadi, malah harus dikurung di rumah? Atau menunggu terjadi dulu hingga trauma dan tidak bisa keluar rumah? Bagaimana baiknya? Mungkin aku orang yang terlalu cuek. Yang terjadi, ya terjadilah. Lihatlah bagaimana nantinya. Toh, tidak akan selamanya dilindungi, toh tidak akan selamanya bisa mengangkat telepon dan menunggu makanan diantar ke rumah. Tidak selamanya bisa mengangkat telepon dan menunggu pacar tiba di rumah. Kalau sampe apes di jalan? Mau diapakan? Menangis. Menyesal. Lalu?

“Bagaimana kalau sampai diperkosa? Bagaimana kalau sampai dilukai, dicederai, dianiaya, dibunuh?”

Terus terang, aku nggak punya jawaban untuk hal yang di atas. Yangku, aku ga punya jawaban untuk kamu.