In Memoriam
Hampir lima tahun… lima kali lebih lama daripada waktu yang dihabiskan bersama. Aliran waktu akan mengikis ingatan?
“Kamu tau tentang penyakit dia kapan?” tanya seorang teman. Kopi pahit, teh manis, gula-gula jahe. Hari itu matahari bersinar terik.
“Dari sejak pertama. Aku udah tau kok.”
“Kamu masih mau aja sih?”
Dia tidak akan pernah bisa bercerita tentang cinta lagi. Dia tidak akan bisa melihat tim rugby kesayangannya lagi. Dia tidak akan pernah bisa bertemu dengan orangtuaku. Dan air mata orangtuanya bercucuran seperti hujan musim dingin. Musim gugur di bulan April.
Lebih baik mana, merasakan hal terindah untuk setahun dan pedih setelahnya… atau tidak sama sekali?
Ah, gila aja. Jadi begini nih kalo kerjaannya bengong dan nostalgia. Masih sayang, masih rindu.
Hen, kamu kenapa??
need shoulder to cry on??
Beneran neh? **tarik venuz ke pojokan**
siapa atuh si penggemar rugby?
Yg pasti bukan sayah kan.
Wah! Ada juga orang “australi” yang ga suka rugby!!!!
Rindu sama mideh yah dro….
Rindu. Nggak. Rindu. Nggak. Rindu. Nggak.
**injek tokek**
*peyuk peyuk henny*