Buat anak kok coba-coba.
Hmph. Yak, bagian satu sudah selesai. Masih berlanjut dari upaya menerjemahkan makalah (fiksi)ilmiah peninggalan jaman pencarian ilmu dulu… ah, sekarang malah jadi sakit kepala. Inti pertanyaan: manakah yang paling baik, pendidikan yang menganut faham posmoderen atau pendidikan yang tidak (faham moderen, tradisional, tidak berfaham, komunis, dan sebagainya)? Kalau sekedar teori sih gampang. Bagian pertama tinggal merangkum apa yang pernah dicuap-cuapkan oleh Vygotsky, Piaget, dan kawan-kawan seperjuangan; tinggal nguprek-nguprek buku Gramsci dan Spivak; tinggal masuk-masukin kata-kata ajaib yang sarat makna.
Bagian satu titik nol dua juga gampang; tinggal membahas visi/misi pendidikan secara teori, tinggal membahas soal penggunaan teknologi pembelajaran yang sampai sekarang masih belum ada ketentuan jelasnya, dan tinggal membahas soal perkembangan moral dan spiritual anak di tengah gelombang globalisasi. Semua teori, semua relatif, semua… safe-safe saja (seperti kata pepatah).
Bagian kedua, harus mengganti (atau menambahkan) yang sudah ada: sistem pendidikan di Inggris Raya vs. sistem pendidikan di Indonesia. Kalau saja bisa dipukul rata seperti itu. Di Inggris saja sudah susah menjelaskan soal desentralisasi pendidikan (lebih menekan jiwa daripada sistem negara bagian di Amerika Serikat). Belum lagi sistem pendidikan di Indonesia yang sepertinya jelas tetapi sebenarnya gamang.
Masih inget ‘kan dengan jaman sekolah dulu. Satu sekolahan sepakat doa bersama menjelang pemilihan Mendikbud (atau Mendiknas sekarang) supaya si Menteri tidak diganti oleh orang lain. Paling tidak, jenis kurikulum tidak usah berubah lima tahun sekali. Buat anak kok coba-coba!
Nungging di Resto Padang: Sari Bundo
Makanan Padang bisa bikin orang lupa akan masalahnya. Salah satu tempat tujuan adalah Resto Sari Bundo di Juanda. Tapi, kok ada yang beda dengan rasa masakannya?
Usut punya usut, Resto SB sudah berubah dalam arti yang sebenarnya! Katanya ada skandal internal yang membuat Resto Sari Bundo berubah! Sekarang para pegawai dapur Resto Sari Bundo pindah ke selentingannya, yaitu Resto Sari Bundo “SATI”. Yang di SB awal itu sudah pegawai baru semua. (Beneran nggak sih nih? Tapi, sumber sepertinya bisa dipercaya).
Restoran Sari Bundo “SATI” juga terletak di Jalan Juanda, tapi lebih ke sono lagi. Di ruko ujung dekat rel kereta. Jaraknya juga berdekatan dengan Sate Asli Pak siapa gitu (yang katanya juga enak banget). Aku dah pernah coba nih sate, tapi namanya lupa.
Thanks heaps for making me salivating.
Wah! Senang saya sudah bisa membantu. **pasang tampang inosensia**
ga bener tuh..hanya bbrp karyawan yg pindah, yg inti tetep di SB Juanda (Sarinah). Malah setelah itu banyak yg minta kembali lg ke SB Juanda (Sarinah). Ini info dr ybs langsung loh (pr karyawan) dan jg pemilik
tapi,..emang rasanya yg di juanda (sarinah) dah beda kok, pas gw cobain di tempat yg ujung emang sama kayak yg dulu terutama ayam gulai dan sambel petenya