Suicide in New York
An Indonesian citizen committed suicide in New York, today. A Bambang Weilianto was found dead on the main floor of the Indonesian Consulate General building in New York. Cause of death was confirmed as suicide by NYPD Precinct 19. Noone yet knows the motive of this suicide. I suppose they are calling upon friends and family who might receive a last minute communication from him to come up with a reason why. They could’ve interviewed him, but he’s dead. So that’s a no-go right there.
The news in brief can be found here, courtesy of Metro TV News.
Speaking of Suicide
Omong-omong soal bunuh diri nih ya, kemarin ada pembicaraan panjang lebar antara dua orang yang ndak punya kerjaan (saya dan teman). Pertanyaannya mudah: kira-kira apa sih cara bunuh diri yang paling asyik? (Memangnya ada bunuh diri yang asyik?)
- Nenggak cairan pembunuh serangga. Ini salah satu cara yang paling biasa dipakai oleh orang-orang banyak. Awas, jangan kesaru dengan lingkaran nyamuk. Boleh juga ditukar dengan formalin (sekarang sedang ngetop dan naik daun). Keampuhan: Lumayan. Boleh dicoba dulu pada keluarga besar kecoak (yang notabene serangga tahan banting). Kelemahan: Rasanya kurang enak. Tapi sekarang sudah ada cairan rasa lemon, mungkin agak enak sedikit.
- Gantung diri. Ini juga salah satu cara yang biasa dipakai orang. Juga sebuah cara bunuh diri yang sangat fleksibel. Keuntungan: Murah. Cuma modal tali. Bisa pilih tempat gantung diri (dari enternit bisa, dari pohon bisa), juga bisa pilih jenis tali (walaupun biasanya paling ampuh pakai tali tambang. Kalau pakai benang jahit, kurang pakem). Keampuhan: Lumayan. Tapi kalau alergi dicekik, mungkin susah juga ya. Lalu pilih tempat yang tidak banyak dilewati orang. Salah-salah sudah keburu diselamatkan orang banyak. Kelemahan: Kalau punya rumah ber-langit-langit rendah, susah juga. Kalau di kebun sendiri tidak ada pohon yang sesuai juga susah. Mosok mau pinjam pohon tetangga? Bisa-bisa…
- Potong urat nadi atau menikam diri sendiri. Seperti Bapak Bambang Weilianto di atas. Keuntungan: Katanya kalau orang kurang darah bisa cepat mati. Keampuhan: ampuh, kalau tau motongnya di mana. Kelemahan: kadang-kadang kalau bukan dokter atau anggota praktis medis, tidak tau bagian mana yang harus dipotong dan/atau ditikam supaya hasilnya maksimal (dengan usaha minimal). Salah-salah bisa sakit sendiri dan tidak jadi mati.
- Kelebihan dosis obat tidur. Jalan keluar yang mungkin agak tidak menyakitkan. Tinggal tidur, tiba-tiba lewat. Keuntungan: Tidak sakit. Paling-paling melayang, mengantuk, lalu tidur selamanya. Keampuhan: ampuh. Tapi harus tau takarannya. Kalau kebanyakan boleh, tapi kalau kurang, bisa-bisa jadi mual, sakit perut, badan cekot-cekot, dan malah harus ke rumah sakit (lalu diceramahi dokter karena menyalahgunakan obat). Kelemahan: Karena dosisnya harus banyak, dan obat tidur kualitas bagus itu mahal (harus pakai kualitas bagus, mosok mau mati juga masih pakai pelit-pelit segala). Akibatnya, kalau tidak punya uang yang cukup, harus memikirkan alternatif lain. Boleh juga mencoba memaling apotek. Atau boleh juga coba memaling ayam tetangga sebelah. Akan tetapi hasil kegiatan permalingan ini bisa saja menyebabkan kita dikejar-kejar warga kampung dan dipukuli sampai mati. (Lumayan juga, akhirnya mati juga)
sebenernya tujuan catatan kali ini apa ya?